Friday, June 15, 2012

Petualangan Pendidikanku

Menyambung postingan saya yang pertama, mungkin disana belum saya sebutkan pendidikan saya.

Baik, kita mulai dari SD (orang bule bilang elementary school :D). Saya mengenal bangku sekolah tanpa TK (Taman Kanak-Kanak), tidak seperti kebanyakan orang karena kebetulan saat itu didaerah saya belum ada TK, sekalipun ada jaraknya jauh dan sulit untuk dijangkau karena medannya yang bergunung-gunung. Di daerah pinggiran kota Purworejo (lebih tepatnya Jatirejo) saya tinggal.

Saya kelas 1 SD pada usia 5 tahun (pada waktu itu tahun 1997), itu alasannya kenapa setiap saya sekolah selalu menjadi orang yang terkecil dan termuda :D

Setelah kelas 2 SD saya pindah di daerah Kokap, Kulonprogo, Yogyakarta. Mengikuti orang tua yang notabene seperti yang pernah katakan "adventure sejati". Saya bersekolah disana sampai kelas 3 SD.

Sekitar tahun 2000, kami sekeluarga mengikuti program pemerintah yakni bertransmigrasi ke Timika, Papua.

Saat tiba di Timika, rumah-rumah yang dibangun bagi  penduduk transmigran di desa kami (namanya SP 13, 20 km dari pusat kota Timika) belum finish sehingga kami ditampung di Perumahan Timika Indah selama 2 minggu.

Setelah pembangunan rumah selesai dan rumah siap dihuni, kami para transmigran diantarkan ke rumah masing-masing. Dan yang mencengangkan adalah ketika kami sampai di desa dimana kami akan tinggal (SP 13). Disana masih hutan, jalan berlumpur, listrik tidak ada, kayu bekas penebangan dimana-mana, selalu banjir ketika musim hujan. WOW. Benar-benar luar biasa!

Dan yang parah belum ada GEDUNG SEKOLAH!!! sehingga kami bersekolah dirumah warga dengan guru-guru pengajar yang sukarela. Kondisi ini kami alami kurang lebih satu tahun. Kemudian kami mendapat "tempat" sekolah berupa gudang milik desa yang tidak digunakan lagi.

Hari demi hari kami lewati dengan penuh perjuangan. Seiring dengan pembangunan dan penataan desa yang lebih baik, barulah pada tahun 2003 kami mempunyai gedung sekolah yang kami idam-idamkan dan nama sekolah kami adalah SD INPRES TIMIKA XIII.

Saya "menikmati" belajar mengajar di gedung itu tidak lama, karena beberapa bulan kemudian saya lulus. Walaupun fasilitas kami tidak cukup memadai, tapi bagi saya itu bukan alasan untuk tidak memaksimalkan usaha. Alhamdulillah saat ujian akhir kelas 6 SD saya menjadi yang terbaik dari 4 sekolah dasar yang melakukan ujian akhir bersama. ^_^

Setelah lulus, saya melanjutkan sekolah di SMP N 4 MIMIKA.

Disinilah awal mula saya mengenal hal-hal baru, bertemu dan mengenal teman-teman luar biasa bagi saya dan mendapatkan pendidikan yang sedikit lebih baik dibanding saat SD.

Perjuangan pun tidak pernah berakhir. Jarak dari rumah ke sekolah yang jauh. Kemauan untuk berhemat membuat saya mengarungi hari-hari untuk pulang pergi sekolah dengan "numpang" di truk-truk pasir, mobil pick up, kadang-kadang mobil pribadi yang supirnya baik, dan kadang-kadang naik angkot kalo punya uang.

Semua saya lakukan dengan gembira dan semangat. Banyak kisah-kisah saat itu yang selalu terkenang hingga sekarang.

William, Yulianus, Peter, Adi, Nancy, Rahmat adalah sahabat-sahabat yang saya miliki saat itu. Dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu. Suka duka, canda tawa, bermain sepakbola, playstation, jahilin temen-temen lain, selalu kami lakukan bersama. Jadi senyum-senyum sendiri kalo inget masa-masa itu (tapi ga kayak orang gila yaa :P).

Tak terasa pertengahan 2006 kami lulus. Antara bahagia, sedih, haru, semua bergabung menjadi satu. Sahabat, Teman, Guru, Sekolah, Semua kan selalu tersimpan indah sebagai kenangan yang tak terlupakan. Terima kasih semuanya.

Setelah lulus saya memutuskan untuk melanjutkan sekolah ke SMK N 1 MIMIKA. Alhamdulillah saya diterima di jurusan yang saya impikan yakni Otomotif. Sebelum masuk kami di tes berupa tes tertulis dan wawancara. Sangat menegangkan :D

Dan yang paling tak terlupakan adalah saat MOS (Masa Orientasi Sekolah), benar-benar menguji mental dari kami siswa baru. Maklum, namanya SMK jadi keras-keras tipikal orang-orang didalamnya :D
Di jahilin kakak kelas, di hukum, di marah-marahin adalah "makanan" kami setiap hari sewaktu MOS. (Tidak bermaksud menampilkan sisi-sisi buruk, tapi hanya sebatas berbagi kesan-kesan :D)

Hari pertama belajar adalah hari yang membanggakan dalam hidup saya, karena dapat mempelajari sesuatu yang saya impikan sejak lama. I think you know about my feel :D
Hari demi hari terlewati dengan terus mempelajari "dunia baru" ini.

Saat naik ke kelas 2 saya memutuskan untuk pindah sekolah di Yogyakarta, karena mengikuti kemauan orang tua yang ingin kembali ke kampung halaman di Yogyakarta.

Alhamdulillah saya dapat diterima di SMK N 2 PENGASIH, Kulonprogo, Yogyakarta. Perjuangan yang tidak mudah untuk bisa diterima di sana.

Walaupun awalnya agak canggung bertemu dengan teman-teman baru tapi lama-kelamaan bisa menyesuaikan juga. Disinilah saya merasakan kehidupan yang berbeda antara kehidupan di papua dan kehidupan di yogyakarta. Baik dalam kehidupan sekolah maupun kehidupan masyarakat. Saya berusaha menikmati setiap proses yang terjadi dalam hidup saya.

Hingga akhirnya saya lulus dari SMK N 2 PENGASIH pada tahun 2009.

Pada awalnya saya berfikir ketika saya lulus SMK kelak, saya ingin bekerja di perusahaan. Tetapi ternyata Allah mempunyai rencana lain yang jauh lebih indah untuk saya. Hingga akhirnya saya diterima dan kuliah di DIPLOMA TEKNIK MESIN SEKOLAH VOKASI UNIVERSITAS GADJAH MADA.

Dunia perkuliahan inilah yang benar-benar mengubah hidup saya. Mengubah cara berfikir yang saya miliki. Disinilah saya mulai memahami kehidupan sedikit demi sedikit.

Tahun awal saya kuliah, saya belum begitu tertarik berorganisasi. Saya bergabung dengan salah satu organisasi rohis jurusan, tetapi saya tidak begitu aktif. Seiring dengan berjalannya waktu, saya mulai menikmati setiap dinamika dalam organisasi dan membuat saya semakin merasa nyaman dan tertantang untuk lebih banyak bergabung dengan organisasi lain.

Pada puncaknya adalah ketika saya bergabung di BEM KM UGM dan BEM SVT UGM. Saya benar-benar merasakan sesuatu yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya. Bertemu dan berkumpul dengan orang-orang luar biasa, orang-orang hebat. Pemikiran mereka yang sangat menginspirasi saya. Berbagi ilmu, pengalaman, bertukar pikiran, diskusi, rapat, menjadi rutinitas yang selalu menemani hari-hari kami.

Bergelut dalam dunia organisasi inilah yang membuat saya belajar hal-hal baru yang tidak saya dapatkan dalam bangku kuliah. Disinilah saya mengenal pembentukkan karakter, kepribadian, mentalitas, jiwa-jiwa kesosialan, dan masih banyak lagi.

Benar-benar pengalaman hidup yang takkan pernah terlupakan.

Tahun 2012 ini, saya kuliah di semester akhir (semester 6) dan sedang berpacu menyelesaikan Tugas Akhir. Mohon do'anya kepada teman-teman semua agar Tugas Akhir yang saya kerjakan cepat terselesaikan. Sehingga bisa wisuda bersama teman-teman yang lain pada Agustus 2012 ini. Aamiin...


2 comments: