Apa yang kita lakukan di saat Allah subhanahu wa ta'ala menganugerahkan nikmat KESEHATAN kepada kita? sudahkah kita memanfaatkannya untuk hal yang bermanfaat bagi kehidupan akhirat kita kelak?
Apa yang kita lakukan saat Allah subhanahu wa ta'ala menganugerahkan nikmat WAKTU LUANG kepada kita? sudahkah kita memanfaatkannya untuk hal yang bermanfaat bagi kehidupan akhirat kita kelak?
Pertanyaan yang menjadi renungan di saat KEDUA NIKMAT tersebut berkumpul di dalam diri kita. Adapun kebanyakan manusia tertipu dengan adanya dua nikmat yang Allah subhanahu wa ta'ala anugerahkan ini. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari Rahimahullah:
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
"Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu padanya, yakni Kesehatan dan Waktu Luang".
Ibnul Jauzi Rahimahullah mengatakan, "Terkadang manusia berada dalam kondisi sehat, namun ia tidak memiliki waktu luang karena sibuk dengan urusan dunianya. Dan terkadang pula seseorang memiliki waktu luang, namun ia dalam kondisi tidak sehat. Apabila terkumpul pada manusia waktu luang dan nikmat sehat, sungguh akan datang rasa malas dalam melakukan amalan ketaatan. Itulah manusia yang telah tertipu (terperdaya)"
Oleh karena itu, hendaklah kita selalu memperhatikan akan besarnya kedua nikmat ini dan tak ternilainya harga yang harus dibayarkan untuk mendapatkan kedua nikmat ini ketika kedua nikmat ini tidak lagi ada pada diri kita.
Orang yang sakit rela menukarkan triliunan rupiah uang yang dia miliki agar menjadi sehat. Orang yang sudah tua, seandainya ia bisa memilih maka pasti ia akan memilih menjadi muda karena masa muda adalah masa yang banyak kebaikan yang bisa diperbuatnya, masa dimana kondisi fisik masih sangat prima, dan masa dimana semangat masih membara.
Ingatlah bahwa kesehatan tidak dapat ditukar dengan triliunan rupiah yang anda miliki dan waktu tidak dapat diputar kembali.
Mumpung kita masih sehat, masih memiliki waktu luang. Mari berusaha memanfaatkannya untuk kebaikan diri kita. Beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala, menuntut ilmu, beramal shalih, berbakti kepada kedua orang tua, membantu orang lain, dan masih banyak lainnya.
Karena memanfaatkan kedua nikmat tersebut untuk hal-hal yang bermanfaat adalah bagian dari syukur kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Semoga dapat bermanfaat.
Wallahu a'lam.